"JJb1PaktGatKsW4jpnt8WEzs4_o" Energi Positif: 2013

Bagi Teman yang Rindu Buah Hati

Thursday, June 20, 2013

Beri Tubuh Makanan yang Alami

Tubuh memperoleh energi karena diberi makanan yang menghasilkan energi. Mulai hari ini, lebih dari sebelumnya, kita perlu mengisi tubuh kita dengan makanan yang bisa menggerakkan semangat kita, membuat tubuh kita penuh kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas harian kita.

Makanan Tanpa Pengawet

Untuk itu tubuh tidak mungkin berenergi bila diberi makan makanan yang membuatnya jauh dari kehidupan. Makanan yang dekat dengan hidup tubuh kita adalah ragam jenis makanan yang Jon Gordon menyebutnya "whole foods", makanan yang utuh, yang murni, yang alami, yang belum tercampur dengan unsur-unsur bumbu pengawet yang seringkali justru membuat tubuh kita jauh dari berumur panjang.

Makanan yang murni seringkali tak diproses dengan bahan-bahan pengawet, atau setidaknya bila dimodifikasi karena menyesuaikan dengan perkembangan selera makan manusia, hanya ditambah satu atau dua unsur tambahan saja. Makanan seperti itu antara lain segala jenis kacang-kacangan, sayur-sayuran, buah-buahan, nasi putih, telur, salmon dan sejenisnya. Dari banyak penelitian sudah dibuktikan bahwa orang yang memakan makanan dengan unsur-unsur alami jauh lebih sehat dibanding dengan mereka yang memakan makanan yang penuh unsur buatan seperti bahan pengawet, penyedap rasa yang umumnya terbuat dari bahan-bahan kimia yang tentu saja jauh dari baik untuk kelangsungan tubuh yang sehat.

Tubuh Alami, Kembali ke Alam

Tubuh kita terbuat dari unsur-unsur alami, maka mendekatkan tubuh pada makanan yang alami adalah jalan terbaik memelihara tubuh, membuatnya berumur panjang dan semakin menyatu dengan alam, yang adalah hidup yang utuh itu sendiri.

Baiklah, mari kita buat latihan-latihan kecil tentang bagaimana kita perlu memberi makan tubuh kita makanan yang utuh tadi.

1. Anggaplah tubuh seperti mesin sebuah mobil atau motor, yang membutuhkan bahan bakar untuk dapat berjalan, berpacu cepat mengantar kita ke kantor pada jam-jam penuh panik karena kemacetan. Bahan bakar yang baik akan menggerakkan mesin dengan sempurna, dibanding bahan bakar bertimbel misalnya. Seperti bensin tanpa timbel, makanan alami lebih menyehatkan tubuh dan bisa memaksimalkan tubuh memperoleh energi yang terbaik, daripada makanan-makanan yang artifisial sifatnya, atau mengandung banyak unsur buatan.

2. Bila Anda membeli makanan di supermarket, pastikan Anda membaca komposisi campuran yang terdapat di dalam makanan utama pada label. Dan sesuaikan dengan tepat apa dan berapa kebutuhan tubuh Anda untuk memakan makanan tersebut.

3. Kurangi sebanyak mungkin dan semampu Anda makanan-makanan yang diproses, diawetkan, dan mengandung unsur-unsur tak alami.

Wednesday, June 19, 2013

Hargai Tubuhmu

Nasihat ini seperti terasa klasik didengar. Tapi Anda boleh percaya boleh tidak, sedikit dari kita yang melakukannya. Masih belum percaya?

Mari kita mulai menghitung. Seberapa besar waktu yang kita berikan untuk menghargai tubuh kita dibandingkan dengan waktu yang kita berikan untuk bekerja? Seberapa besar biaya yang kita sisihkan untuk menjamin agar tubuh kita tetap sehat setiap harinya, dibanding dengan puluhan bahkan ratusan juta rupiah untuk mobil-mobil mewah kita? Berapa orang yang selalu sadar akan kebutuhan-kebutuhan wajib dan dasar dari bagian-bagian tubuhnya setiap saat?

Banyak dari kita menganggap pekerjaan itu lebih penting daripada lari atau berjalan kaki di pagi hari, atau sekadar setengah jam jogging di depan rumah. Tubuh itu hanya fokus perhatian nomer sekian dan sekian dari keseharian kita. Proyek atau tender baru yang menjanjikan penghasilan milyaran rupiah itu jelas --umumnya dari kita beranggapan--lebih berharga daripada delapan jam tidur yang kita butuhkan setiap hari. Tak heran kalau banyak di antara kita deadline pekerjaan itu lebih mendesak daripada sekadar istirahat seperlunya sekalipun.

Banyak di antara kita baru bisa menghargai tubuh ketika kita ditimpa sakit, terluka dalam kecelakaan atau mendapat serangan jantung, atau yang lebih parah lagi, ketika didiagnosa menderita kanker. Mau bukti lagi dari kenyataan memprihatinkan dari kesadaran kita itu? Tanyakanlah orang yang sedang membutuhkan kornea mata untuk matanya yang nyaris buta, tanyakanlah orang yang sedang membutuhkan transfusi darah untuk penyakit leukemia akutnya. Dari mereka bisa kita pastikan betapa tubuh ini memang sungguh berharga.

Untuk kita yang baru sadar betapa kesehatan tubuh itu begitu berharga, demi bisa menghargai  pada segala jerih lelah pekerjaan harian kita, orang-orang yang kita cintai, teman dan keluarga kita, mulailah dengan menghargai tubuh hari ini. Tak peduli seberapa waktu Anda untuk kesehatan tubuh Anda, fokuskan juga sebagai yang utama dari keseharian Anda. Sadarilah bahwa kelalaian memperhatikan tubuh sehari saja adalah tambahan bagi ribuan kemungkinan penyebab kita tak berumur panjang.

Mulailah dengan yang paling sederhana. Bila tak memungkinkan meluangkan waktu untuk pergi ke Gym setiap hari, atau menyisihkan waktu sekurangnya lima belas menit setiap hari untuk berolah raga, carilah jenis penghargaan tubuh yang lain: berjalan dari stasiun kereta terakhir Anda menuju ke kantor Anda di pagi hari misalnya, naik turun tangga saat menuju lantai kantor Anda daripada menikmati lift dengan diam, meminta sebagian tugas rumah tangga yang biasa dikerjakan pembantu Anda untuk Anda kerjakan sendiri, seperti menyapu kamar dan mengepel kamar tidur Anda atau menyiram tanam-tanaman di taman sekitar rumah. Atau sekadar berjalan santai ke sekeliling tetangga sebelum kita mandi pagi.

Mulailah menghargai tubuh Anda hari ini. Di mana pun dan kapan pun. Inilah strategi paling dasar dari seorang yang ingin memperoleh energi yang positif. Percayalah, ketika Anda memiliki kesehatan, Anda dapat memiliki segalanya yang lain. Inilah salah satu langkah seorang pecandu energi dalam hal fisik.